Header Ads

Jual laicikang tepi jalan pun kena kreatif tau



[5 gambar] Berseni bukan sahaja waktu nak menghasilkan sesuatu karya , tetapi seni juga terlibat dalam urusan niaga . Waktu ni Ema niaga laicikang pada bulan puasa tahun 2015 . Walaupun berniaga laicikang tepi jalan , uols boleh lihat betapa bersemangatnya Ema berniaga ditambah dengan prop-prop tu semua . HAHAHAAAA . Bila ingat balik, mesti Ema gelak sorang-sorang .


Bahan-bahan prop yang diperlukan:

  • papan harga (konon-konon jimat , 50sen je) dari jauh orang berhenti sebabkan 50sen tu tapi rupanya itu untuk add value . Kihkihkih, takpe lah asalkan target customer berhenti untuk bertanya . Then you have 50% chance with that customer .
  • papan slogan- tulis kat cardboard atau kotak , tulisan mesti besar dan jelas , goyang-goyangkan sikit tulisan untuk menarik perhatian orang yang bawa kereta pada kelajuan 80kmj tetapi terpaksa memperlahankan kereta sebab ada bonggol tepat di hadapan gerai Ema .
  • loceng mesti ada untuk menghasilkan bunyi bising dan suasana kecoh . Suasana yang kecoh menunjukkan gerai uols"bernyawa" dan bukan suam-suam kuku tunggu lalat hurung .
  • lapik meja untuk bagi seri sikit pada booth uols. 
  • stok mestilah disusun tinggi supaya meja nampak penuh , sesuai dengan mode bersemangat yang uols ada . Jika perlu , gantung beberapa bungkus laicikang kat besi bahagian atas khemah tu supaya orang tahu berapa besar plastik bungkusan , berapa banyak isi setiap bungkusan , berapa likat air laicikang yang guna gula merah ini . Juicy kan ??
  • pakai apron menunjukkan bahawa uols peniaga laicikang luar biasa . Part ni Ema gelak sikit lah sebab seronok gak kadang-kadang bila kita syok sendiri dan overact . HAHAHAAA
  • dan prop-prop lain yang bersesuaian .
dan tahukah uols, Ema  tulis entry ni lepas jumpa loceng ajaib kat stor tau ! Loceng ni la yang Ema gunakan masa berniaga laicikang dahulu . Kenangan ohh kenangan .



Beberapa minggu selepas berniaga laicikang Senorita (nama yang tiba-tiba muncul dari langit) , Ema dapati air ini viral pulakss. Jadi , seperti biasa Ema akan menulis entry pasal ni dan share di FB . Bercerita tentang marketing dan sales seperti dibawah .


"Marketing dan sales adalah dua benda berbeza . Mana lebih penting ?? Dua-dua penting okkess !

Bulan puasa ni, aku berniaga lai-ci-kang . Sabtu ahad wajib cuti sebab balik kampung semata-mata gian berkebun , tanam pokok dan bako sampah . Heheheee

Ok waktu niaga selepas habis kerja opis , niaga dua jam dari jam 5.30 sampai 7 . Apalah sangat SATU JAM 30 MINIT je berniaga ?? Tak sempat panas punggung .

First day ? Nobody notice us . Ini tepi jalan kawasan rumah tau BUKAN bazar ramadhan . Kau rasa ?? Very hard to sell even 10 bungkus . Sebungkus 3 hengget . Dan sangat bosan duduk saja-saja tunggu orang datang beli .

Hari kedua that we call it as MARKETING , aku bawa sepandok , bawa loceng ais krim , do it aggresively tetiba 20 bungkus sold . Kadang tu baru 6.30 dah tutup gerai . Paling banyak jual 38 bungkus sehari . Well thanks kepada supporter yang bagi big smile dan thumbs up .

The next five days sangat mudah . No need to be extreme . People know us already dan ada repeat customer juga . SALES sangat penting untuk dapatkan profit . Jumlah jualan kurang 20 hari niaga (banyak cutinya isk3 sibuk nak buat kuih raya) , adalah rm1470 = 490 bungkus. Harga kos 1/3 . Balance tu untung ! Hihi

Itulah pentingnya MARKETING dan SALES walaupun jual lai-ci-kang je ponggg. Thanks my buddy Rania Maya . We will try on other product and services oke bye ~ "

Merujuk kepada kisah laicikang

Dan selang dua hari , kisah ini diviralkan oleh Friends of BN . Terima kasih dan Ema rasa bertuah sebab dapat banyak sokongan daripada juri awam . Ramai yang setuju anak muda zaman sekarang belajar meniaga . Mulalah dengan perkara kecil-kecilan , boleh jadi yang kecil itu akan menjadi nafas kepada perkara yang besar .


Dan di sebalik kisah Ema bersemangat menjual laicikang , sebenarnya telah wujud sebuah kisah yang tak best . Alhamdulillah ada hikmahnya ....


Ema tulis entry facebook bercakap tentang dia . Dia tu sebenarnya diri Ema lah . Jangan pening kepala baca pulak . Hahahahaaa

- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - 
Ada sebab kenapa gadis tu bersemangat ~

        Dia ada misi sebab dia tak dapat refund sewa tapak bazar RM 250 . Patut-lah sewa murah , biasanya dalam RM 650 hingga RM 1,500 sewa tapak bazar area Senawang . Rupanya kakak tu bagi tapak kat celah bangunan terpencil , sebelah tempat basuh kereta . Yang datang basuh kereta pun , sejam satu kereta . Gadis itu pun frust sebab dia rasa kena tipu .

        Lebih menyayat hati , gadis itu bayar tapak awal sehari sebab kononnya tapak dah ramai booking . Petang tu dia nak tengok tapak , tapi kakak tu off handset seharian . 3 jam dia menunggu dengan motor buruknya , dah bawa siap-siap barang untuk niaga . Malangnya , kakak tu hanya dapat dihubungi semula keesokkan harinya . Kononnya kereta kakak tu exciden .

       Dia betul-betul tak puas hati dengan lokasi tapak yang dia dapat . Bila minta refund , kakak tu kata tak boleh sebab lambat sehari inform . Ehhhh ??? Bukan kau bagitahu lambat ke lokasi tapak tu ? Yang kelakarnya , kakak tu cakap kereta dia yang exciden tu pun , dia takde duit nak repair kalau dia refund . Jadi , adakah dia gunakan refund yang sepatutnya untuk me-repair ?? Dasyat sungguh tahap buruk sangka tersebut , gadis itu mohon kemaafan ya !

        Maka , bermulalah kisah berniaga tepi jalan sambil membawa sepanduk dan loceng ais-krim . Terima kasih pada kakak tersebut kerana beliau ... gadis tersebut ber-SEMANGAT seperti itu . Akhirnya misi balik beraya untuk cover rugi RM 250 berjaya dilaksanakan ! Ohhh begitu ceritanya .... menguap sekejap .

- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - 
# Kita hanyalah orang perantaraan yang ditugaskan untuk mengagih-agihkan rezeki yang kita perolehi kepada mereka yang lebih memerlukan .
- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - 
Sekian , terima kasih kerana sudi membaca .

No comments

Powered by Blogger.